Keutamaan Ngaji Ramadhan dengan Kitab dan Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Karena itu, memperbanyak ngaji baik membaca Al-Qur’an maupun mempelajari kitab-kitab ulama menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Tradisi ini sudah lama hidup di pesantren dan majelis taklim, terutama saat bulan suci.Ngaji Ramadhan dengan **Al-Qur’an dan kitab** memiliki banyak faedah, baik untuk ilmu, hati, maupun kehidupan sehari-hari.

1. Menghidupkan Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Ramadhan disebut sebagai *Syahrul Qur’an* (bulan Al-Qur’an). Dengan tadarus dan mengkaji tafsirnya, kita menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan cahaya wahyu. Membaca Al-Qur’an bukan hanya mengejar khatam, tetapi juga memahami maknanya agar bisa diamalkan.

2. Memperdalam Ilmu Melalui Kitab

Selain Al-Qur’an, mengaji kitab seperti kitab tafsir, hadis, fiqih, dan akhlak membantu kita memahami ajaran Islam secara lebih mendalam. Kitab-kitab karya ulama menjadi penjelas dan pembimbing dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan sunnah Nabi.Ngaji kitab di bulan Ramadhan biasanya dilakukan setelah tarawih atau menjelang berbuka, sehingga suasananya lebih khusyuk dan penuh berkah.

3. Pahala Berlipat Ganda

Setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca bernilai pahala. Di bulan Ramadhan, pahala tersebut dilipat gandakan. Begitu juga dengan menuntut ilmu agama, yang termasuk ibadah mulia di sisi Allah SWT.

4. Membersihkan Hati dan Menenangkan Jiwa

Mendengarkan dan membaca ayat-ayat suci serta penjelasan kitab dapat melembutkan hati. Ramadhan adalah bulan penyucian jiwa, dan ngaji menjadi sarana untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta menjauhkan diri dari perbuatan maksiat.

5. Mempererat Ukhuwah dan Kebersamaan

Ngaji bersama di masjid, mushala, atau pesantren menciptakan suasana kebersamaan. Saling menyimak bacaan, berdiskusi isi kitab, dan berbagi ilmu memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Ngaji Ramadhan dengan Al-Qur’an dan kitab bukan hanya tradisi, tetapi kebutuhan ruhani. Dari bacaan Al-Qur’an kita mendapatkan petunjuk, dan dari kitab-kitab ulama kita mendapatkan pemahaman yang benar.Mari manfaatkan bulan suci ini untuk memperbanyak tadarus dan kajian kitab, agar Ramadhan kita lebih bermakna, penuh ilmu, dan penuh keberkahan. Semoga kita termasuk golongan yang mencintai Al-Qur’an dan istiqamah dalam menuntut ilmu. Aamiin.