Demak — Rombongan santri dan dewan guru Tebuireng 3 melaksanakan kunjungan ziarah ke makam Sunan Kalijaga sebagai bagian dari kegiatan religi dan pembelajaran sejarah Islam, pada Jum at (26/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan santri terhadap ulama serta meneladani perjuangan Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Nusantara.
Rombongan tiba di kompleks makam Sunan Kalijaga yang terletak di Kadilangu, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kegiatan ziarah diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu ustadz, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah singkat tentang nilai-nilai dakwah dan akhlak Sunan Kalijaga.
Sunan Kalijaga dikenal sebagai salah satu dari sembilan Wali Songo yang memiliki peran besar dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Beliau terkenal dengan metode dakwah yang bijaksana, santun, dan akomodatif terhadap budaya lokal. Melalui seni wayang, tembang, dan tradisi masyarakat, Sunan Kalijaga mampu menyampaikan ajaran Islam tanpa menghilangkan kearifan budaya setempat, sehingga Islam dapat diterima dengan damai oleh masyarakat.
Makam Sunan Kalijaga sendiri menjadi salah satu destinasi ziarah yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Kompleks makam ini tidak hanya menjadi tempat berdoa, tetapi juga pusat pembelajaran sejarah Islam Nusantara. Di kawasan makam, pengunjung dapat merasakan suasana religius yang kental serta nilai-nilai perjuangan dakwah yang diwariskan oleh Sunan Kalijaga.
Melalui kegiatan ziarah ini, diharapkan para santri Tebuireng 3 dapat mengambil hikmah dari keteladanan Sunan Kalijaga, khususnya dalam hal akhlak, kesabaran, serta cara berdakwah yang penuh hikmah dan toleransi. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat spiritualitas dan mempererat kebersamaan antara santri dan guru.
Rombongan Tebuireng 3 berharap, kunjungan ziarah ke makam Sunan Kalijaga ini dapat menjadi pengalaman berharga dan memberikan motivasi bagi santri untuk terus meneladani perjuangan para ulama dalam kehidupan sehari-hari.



