UKK SMK IT Tebuireng 3: Uji Kompetensi Siswa Menuju Generasi Agamis, Terampil, dan Mandiri

SMK IT Tebuireng 3 kembali menyelenggarakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) sebagai bentuk evaluasi akhir bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, dengan melibatkan dua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), yaitu LSP Presisi dan LSP Informatika.

UKK kali ini diikuti oleh dua program keahlian, yakni Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Sebanyak 21 siswa/i dari jurusan ATPH mengikuti uji kompetensi melalui LSP Presisi, sementara 33 siswa/i dari jurusan TKJ mengikuti sertifikasi melalui LSP Informatika.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMK IT Tebuireng 3, Bapak Muhammad Mansyur. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan:
“Selamat datang kepada seluruh tim asesor ujian sertifikasi kompetensi baik dari LSP Presisi maupun dari LSP Informatika.”
Beliau juga menegaskan bahwa SMK IT Tebuireng 3 memiliki visi untuk mencetak generasi yang agamis, terampil, dan mandiri. Artinya, lulusan tidak hanya dibekali dengan keterampilan sesuai bidangnya, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat, sikap profesional, serta kemampuan untuk berdiri sendiri baik di dunia kerja maupun dalam berwirausaha.

Perwakilan dari tim LSP Presisi dalam sambutannya turut memberikan motivasi kepada para siswa. Mereka menyampaikan bahwa setelah lulus, siswa dianjurkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama melalui jalur beasiswa.
“Kalau ada yang dekat kenapa yang jauh, kalau ada yang gratis kenapa harus bayar,” ungkapnya, menekankan pentingnya memanfaatkan peluang pendidikan yang tersedia.

Foto bersama LSP Presisi—kebersamaan dalam langkah menuju profesionalisme.”

Sementara itu, perwakilan dari LSP Informatika juga memberikan pandangan yang inspiratif. Mereka menyampaikan bahwa lulusan SMK memang tidak diwajibkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun demikian, menambah wawasan dan memperdalam keahlian tetap sangat dianjurkan.
“Lulus SMK itu memang tidak diharuskan kuliah, namun apa salahnya kita terus menambah wawasan ilmu untuk menggali keahlian yang kita miliki,” jelasnya.

Foto bersama LSP Informatika—momen kebersamaan penuh semangat dan kompetensi

Pelaksanaan UKK ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa para siswa benar-benar kompeten di bidangnya sebelum terjun ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan.

Dengan adanya UKK yang bekerja sama dengan LSP, diharapkan lulusan SMK IT Tebuireng 3 mampu bersaing secara profesional, memiliki sertifikasi yang diakui, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.